Thursday, October 16

Dulu siapa, sekarang siapa, dan nanti siapa??

Tiba2 saja bergidik sendiri, bukan… bukan karena 3 AC yang dinyalakan dengan kekuatan penuh, sehingga hawa menjadi begitu dingin, sangat kontras dengan di luar sana…
Tapi karena sebuah tulisan, yang menyadarkan kembali, betapa telah jauh aku berlalu dari keinginan dan janji2 manis yang dulu pernah terucap....

Hmmm... sejenak mengucap syukur...
Allah, terimakasih Kau masih memberiku kesempatan mengingat dan berusaha memenuhi janjiku...

Sadar diri, saya hanyalah satu bagian dari beribu orang yang tak jelas arah tujuan hidup. Justru disaat saya memperoleh kepercayaan diri untuk bangga menjadi saya sendiri. Betapa ironisnya....

Dulu siapa, sekarang siapa, dan nanti siapa??

Dulu saya seorang papa yang hanya bisa mengucap janji, nadzar tepatnya... karena saya tak punya tangan untuk memberi, tak punya kaki untuk berlari, tak punya telinga untuk berbagi, hanya punya mata untuk sadari diri, dan punya hati untuk sekedar mengucap janji....

Ya Allah, bila saja kehidupan menjadi lebih baik bagi hamba... hamba ingin membuat segalanya jadi lebih baik untuk semua. Jika dengan tangan kecil ini hamba bisa membuat perubahan baik meski sedikit saja, maka kabulkanlah doa hamba untuk menjadi ”seseorang”.

Waktu berjalan. Perlahan kaki mulai tumbuh hingga saya mulai bisa merangkak. Membuat sedikit pertahanan dengan menghindari. Namun ternyata tak cukup hanya menghindar. Segalanya membutuhkan perlawanan jika kita tak ingin dicap sebagai pengecut... maka saya butuh tangan.
Bukan urusan mudah jika tangan itu tiba2 muncul dari seonggok daging di pinggir tubuh saya. Linangan air mata ibu yang saya percaya bisa menumbuhkannya, karena beliau adalah kepanjangan dari ridho Allah, seperti yang selalu saya yakini....
Hmm... ibu... saya tak tega membayangkan berapa juta galon air mata yang terus kau kucurkan demi sebuah tangan? Padahal hingga kini pun tangan ini masih belum sanggup melindungimu...
Tapi percayalah, Ibu. Jangan menangis lagi, karena saya sudah lebih baik dari sebelumnya...
Kaki, tangan mulai bisa membentengi diri saya sekarang... seiring waktu telingapun tumbuh dan mulai bisa mendengar... sudah saatnya berbagi... merangkai sebentuk puzzle untuk menjadi ”seseorang”

Maka sekarang doaku adalah
Ya Allah, jadikanlah ucapan syukur sebagai kata pertama yang mengawali hari hamba. Lindungi hamba dari rasa berbangga hati, dari rasa sombong dan ingin menguasai, dari rasa memiliki yang berlebihan. Ijinkanlah jiwa pasrah tumbuh di hati hamba. Mendasari segala perilaku hamba, hanya karena RidhoMu. Hanya ingin menepati janji hamba pada semua orang yang mempercayai hamba, atau bahkan pada orang2 yang meremehkan hamba.
Jauhkanlah sifat pendendam, atas segala caci yang terucap, atas segala janji yang tak terjawab, atas segala rasa yang tak terbalas...hamba hanya ingin berlindung padaMU...


apa saya? Siapa saja? Mengapa saya? Kapan saya? Bagaimana saya?
I’ll try my best 
Thx Allah, untuk selalu percaya pada hamba 

dua novel wanita

Keduanya menyorot soal wanita. Nop, bukan dari sudut pandang orang kedua, ketiga, dsb, tapi sudut pandang aku. Keduanya mengisahkan dengan apik, this is me... sebagai wanita. Nidah Kirani dalam Tuhan, Ijinkan Aku Jadi Pelacur (Muhidin M. Dahlan), dan Kiki, dalam Let’s rock The Cyber (Yunis Kartika)

Hmmm... buku pertama, harus dibaca ’nyingit-nyingit’ alias sembunyi-sembunyi. Gara2 protes keras bapak yang ga respect blas ma judulnya, dan akhirnya berujung pada kecurigaan keinginanku untuk membacanya (mungkin beliau bakal tambah ngenes kalo tau aku membelinya, red: biasane modal pinjem.hehe)
Seharusnya sih ga perlu nyingit2, aya tau benar sifat bapak, begitupun sebaliknya. Saling percaya aja... tapi, yah... menghindari perdebatan yang lebih serius aja. Meski pada akhirnya, seperti yang aya pikir, Bapak diam saja dan maklum ketika tau aya masih setia membacanya :D

Kok malah ngelantur yak... oke, kembali ke pandangan masing2, soal gendernya sendiri, gender saya juga, kaum yang serius banget menampakkan eksistensinya, terutama akhir2 ini (dan herannya saya masih terkagum2 melihat ada satpam baru ditempat kerja saya yang cewek tulen, asli, manis pula..hehe. namanya Mbak Vika. Entahlah. Kekaguman saya masih bertaraf penasaran, karena sampe saat ini saya belum berhasil mendekatinya..ups!! jangan mikir macem2 ya...:P.... secara, kerjaan saya sebagai orang warehouse mewajibkan saya untuk berakrab-akrab dengan para security, polisi kami . So far..so good...mereka banyak membantu saya)

Buku kedua, boleh minjem dari sam Ijal. Hehehe... ceritanya ultah dia kemaren saya kado buku ini. Dy ngerti kale saya belum baca ne buku, jadi dia nawarin minjemin ne buku deh... Thx, Sam (lagi..lagi..) ada pemahaman baru yang saya dapat.

Soal isi, jelas keduanya berbeda. Bener2 ga bisa dibandingkan. Memang bukan itu yang ingin saya bandingkan. Novel pertama lebih mengulik pada ketuhanan (entah apa istilahnya...), seperti judulnya -yang sbenernya penuh dengan kehambaan, masih memohon ijin pada Dzat yang dia akui sendiri berada jauh diatas levelnya- ironi dengan segala pemberontakannya atas kuasa Tuhan...
Owh..owh... maaf, diluar konteks...
Tapi itulah salah satu ciri wanita yang tersirat dalam novel ini… aku kuat, namun juga mengakui kehambaannya… (red : kl terlalu luas menggunakan kata wanita, maka saya akan mengatakan, itulah saya, bukan wanita keseluruhan mungkin, tapi saya yang memang seorang wanita)

Melihat jauh ke dalam isinya, maka anda akan temukan banyak penyangkalan tentang penghambaan seorang wanita. Bahwa wanita bisa melakukan apa yang laki2 lakukan. Bahwa dibalik semua kegentle’an laki2, mereka pada akhirnya akan takluk di bawah pesona wanita. Sebut saja beberapa tokoh pria dalam novel ini. Seorang pemimpin aktivis sayap kiri, seorang kyai, bahkan seorang dosen yang masing2 menampakkan kegigihannya sebagai laki2, namun nyatanya, tunduk pula pada seorang Nidah Kirani (sang wanita pemberontak, begitu saya menyebutnya)
Pada akhirnya mereka menghamba pula pada wanita ini, mengiba2, merengek2, tak jauh beda dengan seorang bayi yang menangis mengharap air susu ibu akan melegakan tenggorokannya... hmmm... saya tau kondisi ini. Fakta yang sering saya temui...
Bukan soal Napoleon, Hittler, atau bahkan Aa’ Gym yang hilang masa keemasannya gara2 wanita, tapi ada beberapa kisah yang saya alami sendiri...

Satu titik, yap! Saya setuju dengan konteks ini. Wanita memiliki ”sesuatu” yang mampu menaklukkan kegentle’an laki2. Namun dibalik power itu, wanita tetaplah memang seorang penghamba. Hanya sekarang pemahaman saya, laki2 dan wanita adalah sama2 penghamba, tak bisa saling menjatuhkan, tak bisa saling menghindari. Keduanya adalah makhluk yang harus berjalan seiring, bukan berada didepan, atau dibelakang. Keduanya harus bekerja sama, saling
dukung, dan saling solid, untuk mendapatkan tujuan bersama.

Novel kedua semakin menguatkan pendapat saya. Dengan segala kemandiriannya, di beberapa celah, Kiki tetap membutuhkan bantuan laki2. mengakui dibalik kehebatannya dia masih membutuhkan bantuan kaum lain, Laki2... jadi jelas sudah bagi saya...

The power of women yang ditunjukkan kedua wanita diatas, banyak membuat kegentle’an laki2 menjadi berantakan. So, apa itu membuat kaum laki2 merasa ’kalah’? hmm.. itulah yang saya katakan menguatkan argumen saya. Wanita tetaplah wanita, dengan segala kadar dan kodratnya, yang jika mereka pandai mengolah apa yang ada dalam dirinya, akan menghasilkan kekuatan yang mungkin tidak akan mereka sadari. Laki2, juga dengan segala kodratnya, tetaplah juga seorang yang tidak akan bisa berjalan sendiri. Ada beberapa bagian yang mengharuskan mereka ’menghamba’ pada wanita... jadi, tak ada yang kalah dan menang buat saya... Kalau masih ada laki2 yang arogan menghendaki segala sesuatu berjalan dibawah kekuasaannya, dan tidak membutuhkan wanita, hehehe.... tunggu saja. Maka kisah2 Napoleon, Hittler, dsb bisa anda jadikan sebagai pelajaran, dan anda bisa menambahkan pengalaman anda dalam daftar itu...
Jika ada wanita yang juga dengan arogannya berkata tak membutuhkan laki2, maka bersiaplah untuk berada dalam sunyi. Karena takdir tak akan bisa diingkari. Wanita diciptakan dari tulang rusuk laki2. tetap membutuhkan kegigihan laki2 untuk meluruskan tulang tersebut, dan hati wanita yang lembut untuk membuatnya tak patah ketika diluruskan...

Mungkin bagi sebagian orang akan sangat sulit untuk dipahami tentang kekuatan wanita ini, yang banyak mengubah paradigma masyarakat sekarang. Wanita begitu bebasnya mengekspresikan diri, seperti halnya kaum laki2... tak ada yang perlu diperdebatkan sebenarnya, jika masing2 gender mengakui kelemahannya, dan memahami benar porsi masing2 dalam peran dunia ini...

So, saling respect, saling menghargai, akan menghasilkan kekuatan baru yang lebih sempurna dibanding ego masing2. jika kedua hal tersebut terus diperdebatkan, saling hajar menghajar, yang lahir hanyalah pertanyaan2 yang semakin menyesatkan, penyesalan, perdebatan tiada ujung , konflik2 yang melahirkan pembantaian paradigma, seperti yang terjadi dalam dua buku diatas. Mungkin novel pertama yang lebih menampakkan hal tersebut... novel kedua, sepertinya lebih memilih untuk berdamai, dan kembali pada porsi masing2, karena beberapa pihak masih bisa saling menghormati keputusan masing2...

Dan aliya?? Berusaha untuk lebih mengenal diri, menggali lebih dalam ”kekuatan” itu, semoga bukan untuk ”menghancurkan” tapi untuk menciptakan kehidupan pribadi yang lebih baik... yah, aliya hanya sedang belajar untuk menjadi wanita.. yang mengetahui porsinya dengan baik, yang tetap berada pada jalur kewanitaan, yang tetap berusaha ”trimo ing pandum”, bukan berarti mengalah pada kodrat, tetapi mempelajari alasan dibalik penciptaan aturan2 bagi wanita dan laki2 yang disebut kodrat....

Tuesday, October 14

...WANITA... (n_n)

Hari ini bertambah pula kebanggaanku sebagai wanita. Kenapa? :D
bukankah kita harus selalu menjadi manusia yang bersyukur. Hehehe... nggak, bukan hanya itu saja, tapi karena beberapa fakta yang memang patut dibanggakan dari seorang wanita. Ada banyak artikel, pendapat, yang semuanya merujuk pada satu fakta, wanita adalah kekuatan lain yang juga harus diperhitungkan. Dan sangat kebetulan jika tiba2 saja al dapet email dari seorang wanita ”perkasa” pula, sebagaimana yang al yakini meski kami belum sempat bertatap muka. Dia adalah seorang wanita yang al kagumi karena keinginannya untuk terus berkembang, karena kebanggaannya sebagai seorang wanita, mbak Nia...

Ini isi imelnya...
Dia yang diambil dari tulang rusuk. Jika Tuhan mempersatukan dua orang yang berlawanan sifatnya, maka itu akan menjadi saling melengkapi. Dialah penolongmu yang sepadan, bukan sparing partner yang sepadan.

Ketika pertandingan dimulai, dia tidak berhadapan denganmu untuk melawanmu, tetapi dia akan berada bersamamu untuk berjaga-jaga di belakang saat engkau berada di depan atau segera mengembalikan bola ketika bola itu terlewat olehmu, dialah yang akan menutupi kekuranganmu.

Dia ada untuk melengkapi yang tak ada dalam laki-laki : perasaan, emosi, kelemahlembutan, keluwesan, keindahan, kecantikan, rahim untuk melahirkan, mengurusi hal-hal sepele...? hingga ketika laki-laki tidak mengerti hal-hal itu, dialah yang akan menyelesaikan bagiannya...sehingga tanpa kau sadari ketika kau menjalankan sisa hidupmu... kau menjadi lebih kuat karena kehadirannya di sisimu.

Jika ada makhluk yang sangat bertolak belakang, kontras dengan lelaki, itulah perempuan. Jika ada makhluk yang sanggup menaklukkan hati hanya dengan sebuah senyuman, itulah perempuan.
Ia tidak butuh argumentasi hebat dari seorang laki-laki... tetapi ia butuh jaminan rasa aman darinya karena ia ada untuk dilindungi.... tidak hanya secara fisik tetapi juga emosi.

Ia tidak tertarik kepada fakta-fakta yang akurat, bahasa yang teliti dan logis yang bisa disampaikan secara detail dari seorang laki-laki, tetapi yang ia butuhkan adalah perhatiannya... kata-kata yang lembut.... ungkapan-ungkapan sayang yang sepele... namun baginya sangat berarti... membuatnya aman di dekatmu....

Batu yang keras dapat terkikis habis oleh air yang luwes, sifat laki-laki yang keras ternetralisir oleh kelembutan perempuan. Rumput yang lembut tidak mudah tumbang oleh badai dibandingkan dengan pohon yang besar dan rindang... seperti juga di dalam kelembutannya di situlah terletak kekuatan dan ketahanan yang membuatnya bisa bertahan dalam situasi apapun.

Ia lembut bukan untuk diinjak, rumput yang lembut akan dinaungi oleh pohon yang kokoh dan rindang. Jika lelaki berpikir tentang perasaan wanita, itu sepersekian dari hidupnya.... tetapi jika perempuan berpikir tentang perasaan lelaki, itu akan menyita seluruh hidupnya...Karena perempuan diciptakan dari tulang rusuk laki- laki, karena perempuan adalah bagian dari laki-laki... apa yang menjadi bagian dari hidupnya, akan menjadi bagian dari hidupmu. Keluarganya akan menjadi keluarga barumu, keluargamu pun akan menjadi keluarganya juga. Sekalipun ia jauh dari keluarganya, namun ikatan emosi kepada keluarganya tetap ada karena ia lahir dan dibesarkan di sana.... karena mereka, ia menjadi seperti sekarang ini. Perasaannya terhadap keluarganya, akan menjadi bagian dari perasaanmu juga... karena kau dan dia adalah satu.... dia adalah dirimu yang tak ada sebelumnya. Ketika pertandingan dimulai, pastikan dia ada di bagian lapangan yang sama denganmu.


Ada lagi, sebuah tulisan yang sangat al kagumi dari ayah Rausyan, laki2 yang sangat menghargai wanita, beruntunglah sang ibu dan istrinya :)

Wanita tidak diciptakan dari kepala untuk menjadi atasannya
Mereka tidak pula diciptakan dari kaki untuk menjadi alasnya
Mereka adalah bagian dari rusuk yang ada di sisi seorang laki2
Sisi yang dekat dengan lengannya untuk dilindungi
Sisi yang dekat dengan hatinya untuk dicintai


Ada pula imel dari mb. Devy, salah satu wanita yang juga al kagumi karena semangatnya, yang isinya menjelaskan mulianya menjadi seorang wanita :

Mungkin bisa menjadi jawaban dari pertanyaan2 yg selama ini selalu menghantui kamu perempuan….
Kaum feminis bilang susah jadi wanita, lihat saja peraturan dibawah ini:
1. Wanita auratnya lebih susah dijaga (lebih banyak) dibanding lelaki.
2. Wanita perlu meminta izin dari suaminya apabila mau keluar rumah tetapi tidak sebaliknya.
3. Wanita saksinya (apabila menjadi saksi) kurang berbanding lelaki.
4. Wanita menerima warisan lebih sedikit daripada lelaki.
5. Wanita perlu menghadapi kesusahan mengandung dan melahirkan anak.
6. Wanita wajib taat kepada suaminya, sementara suami tak perlu taat pada isterinya.
7. Talak terletak di tangan suami Dan bukan isteri.
8. Wanita kurang dalam beribadat karena adanya masalah haid dan nifas yang tak ada pada lelaki.

Itu sebabnya mereka tidak henti-hentinya berpromosi untuk "MEMERDEKAKAN WANITA".

Pernahkah kita lihat sebaliknya (kenyataannya) ?
Benda yang mahal harganya akan dijaga dan dibelai serta disimpan ditempat yang teraman dan terbaik. Sudah pasti intan permata tidak akan dibiarkan terserak bukan? Itulah bandingannya dengan seorang wanita.

Wanita perlu taat kepada suami, tetapi tahukah lelaki wajib taat kepada ibunya 3 kali lebih utama daripada kepada bapaknya?

Wanita menerima warisan lebih sedikit daripada lelaki, tetapi tahukah harta itu menjadi milik pribadinya dan tidak perlu diserahkan kepada suaminya, sementara apabila lelaki menerima warisan, Ia perlu/wajib juga menggunakan hartanya untuk isteri dan anak-anak.

Wanita perlu bersusah payah mengandung dan melahirkan anak,tetapi tahukah bahwa setiap saat dia didoakan oleh segala makhluk, malaikat dan seluruh makhluk ALLAH di muka bumi ini, dan tahukah jika ia mati
karena melahirkan adalah syahid dan surga menantinya.
Di akhirat kelak, seorang lelaki akan dipertanggungjawabkan terhadap 4 wanita, yaitu : Isterinya, ibunya, anak perempuannya dan saudara perempuannya. Artinya, bagi seorang wanita tanggung jawab terhadapnya ditanggung oleh 4 orang lelaki,yaitu : suaminya, ayahnya, anak lelakinya dan saudara lelakinya.

Seorang wanita boleh memasuki pintu syurga melalui pintu surga yang mana saja yang disukainya, cukup dengan 4 syarat saja, yaitu: sembahyang 5 waktu, puasa di bulan Ramadhan, taat kepada suaminya dan menjaga kehormatannya.

Seorang lelaki wajib berjihad fisabilillah, sementara bagi wanita jika taat akan suaminya, serta menunaikan tanggungjawabnya kepada ALLAH, maka ia akan turut menerima pahala setara seperti pahala orang pergi berjihad fisabilillah tanpa perlu mengangkat senjata.

Masya ALLAH ! Demikian sayangnya ALLAH pada wanita. Ingat firman Nya, bahwa mereka tidak akan berhenti melakukan segala upaya, sampai Kita ikut / tunduk kepada cara-cara / peraturan buatan mereka. (emansipasi Ala western)

Yakinlah, bahwa sebagai Dzat yang Maha Pencipta, yang menciptakan kita, maka sudah pasti Ia yang Maha Tahu akan manusia, sehingga segala hukumnya / peraturannya, adalah YANG TERBAIK bagi manusia dibandingkan dengan segala peraturan/hukum buatan manusia.

Jagalah isterimu karena dia perhiasan, pakaian dan ladangmu, sebagaimana Rasulullah pernah mengajarkan agar kita (kaum lelaki) berbuat baik selalu (gently) terhadap isterimu.

Adalah sabda Rasulullah bahwa ketika kita memiliki dua atau lebih anak perempuan, mampu menjaga dan mengantarkannya menjadi muslimah Yang baik, maka surga adalah jaminannya. (untuk anak laki2 berlaku kaidah yang berbeda).

Berbahagialah wahai para muslimah. Jangan risau hanya untuk apresiasi absurd dan semu di dunia ini. Tunaikan dan tegakkan kewajiban agamamu, niscaya surga menanti
mu

Well, bangga bukan sebagai wanita? Wanita terkesan ”ribet” karena dy adalah keindahan yang perlu dijaga
Satu tulisan untuk wanita, dari al yang juga wanita :D

Wanita selayak mawar
Berduri bukan untuk menyakiti
Tapi karena rapuh dan perlindungan diri
Berhati-hatilah ketika memetiknya
Mahkotanya bisa rapuh karena genggaman kerasmu
Berhati-hatilah ketika menyentuhnya
Durinya bisa melukaimu sangat dalam sebelum kau menyadarinya

Indah memang, jika kau bisa menjaga dan merawatnya
:)

GO ROUND, GIRLS !!!! \(",)/

Friday, October 10

tips CEMANGAT \(",)/

Tips semangat…

1. Bangun pagi… ngulet-ngulet dikit, kucek2 mata, baca doa bangun tidur, trus buka jendela… waaa… indahnya pagi ini, Subhanallah… (meski mendung juga, tetep bisa ditemuin keindahannya loh…, secara, aliya paling suka liat langit)

2. kl udah liat langit, pasti jadi senyum... ngaca dulu, tambah lebarin de senyumnya...

3. berpikir hari ni.. kerjaan kemaren yang harus diselesein hari ini apa ya... hari ni mau belanja apa, masak apa, setrika seragam da beres blom... (kl belom, berarti harus keluarin jurus flash biar ga telat kerja)

4. ke kamar mandi.. trus wudhu.. pas perjalanan turun (kamar mandi dibawah, kamar tidur di atas..) usahain selalu senyum, sambil hirup udara pagi (gpp wes dikira lagi kerasukan.. yang penting hari ni harus semangat!!)

5. Solat, kl bisa diterusin ngaji bentar (tu kl bangunnya kepagian..hehe)

6. Ayo belanja.... (daftar belanja harus udah ada dikepala, dan sebisa mungkin dipatuhi, soalnya kl ga gitu bisa2 lapar mata liat sayur + ikan2, bisa2 dibeli semua, dan ga tau mau dimasak apa) bodor...!! :P

7. prepare alat2 masak, kl piring2 dan alatnya masih kotor sisa maem kemaren, jd cuci2 dulu, ga lupa stel musik agak kenceng biar denger sampe tempat nyuci dibawah (musik tuh penting banget buat naikin mood...)

8. siapin bumbu2nya... kl waktunya masih cukup ya langsung masak. Tapi kl kira2 da mepet banget, ya ntar pulang kerja masaknya...

9. sarapan masakan dewe (uhhmmm... paling enak de meski ga karuan, made in dewe..hehe, narcis). Kl ga sempet masak pagi, terpaksa de sarapan nasi katering yang udah disediain di pabrik..(alhamdulillah..dapat jatah makan pagi.. jarang2 loh di pabrik2 gitu ada fasilitas ini)

10. mandi... ganti baju dinas (alah..kaya mw perang aj)
selama proses 7 sampe nutup pintu musik terus diputar..nyanyi2 deh..berisik banged pasti..hehe

11. nutup + kunci pintu, pake sepatu, tunggu jemputan pabrik sambil setting hp, disilent biar ga berisik, or bales sms yang blm dibales...

12. kerja..kerja... usahain selalu bersenandung kecil..(na..na..na..) selama kerja dibawah, diluar area office coz kl diatas (office) ga mungkin mw nyanyi2 gitu (hehe..)

13. 3S (sapa, salam, senyum) ma sapa aj

14. kl ngerasa capek, kerjaan nguras energi dan emosi, langsung turun ke musholla, diem bentar... kl emang mencukupi waktunya buat solat ya solat, sampe pikiran adem...

biasanya kl lagi semangat, pagi pasti otomatis senyum2 sendiri, dan proses bangun tidur sampe tidur lagi pasti dipenuhi ma senyuman.

Tapi kl lagi bete, diliat dulu stadium betenya..
Kl ringan c, paling sampe step 5, 7 udah fine, da bisa senyum. Kl berat banget, gara2 semalem ga bisa bo2 nyenyak, ato kerjaan lagi berat2nya, step 14 itu de jurusnya. Kl ga senyum juga, wiidiihhh... harus cari referensi dari luar, contohnya, buka bukukita, baca buku yang fresh, hunting wallpaper di internet, menyepi (ne jurus paling akhir).

Kl ga waras juga, percayalah, jangan dekati aliya apalagi sampe nyentuh + bikin gara2, bisa2 jurus semburan naga muncrat2 de.. dan dijamin bikin orang kapok deket2 lagi (pernah c kaya gitu.. nyeselnya tujuh turunan... untung bisa diselesein dengan damai..hehehe.. sifat buruk ne...)

Ada yang mau nambahin ga biar setiap hari tuh bisa semangat olweis...silahkan...:D

Thursday, October 9

"Riyoyo Kupat"

Kemaren hari pertama masuk kerja, masih suasana lebaran… abis senam pagi, berjejer2 deh, salaman, saling memohon maaf… senyum ga henti2 selalu ditebar, harapannya, semoga semua khilaf, rasa mangkel, benci, lebur, ilang seiring senyum yang terurai dan eratnya jabat tangan… Subhanallah, indahnya silaturahmi… :)

Tu yang shift pagi. Laen lagi yang shift sore. Begitu Al turun, langsung de pada berebut salaman, ngalah2in seleb. Hehehe... maklum, emang shift ini yang jauh lebih akrab ma Al, coz dulu waktu masih di Production Dept., Al masuk shift ini... hmmm... rasanya lega banget bisa saling bermaafan, mengakui semua kesalahan, dan berani memohon maaf. Jarang kan hari gini ada yang gentle mengakui salah dan memohon maaf..hehehe....

Seperti filsafat jawa kuno yang diasimilisasikan dengan keislaman, yaitu Lebaran Ketupat
... wew.. Al baru tau, kl ternyata Lebaran Ketupat, atau dalam bahasa Al di malang, ”Riyoyo Kupat” memiliki makna yang dalam. Kemaren iseng2, hasil ngobrol ngalur ngidul ma sam Noy, akhirnya ngerti deh meski belum sempurna.

Kupat, atau lazim disebut ketupat, adalah sebuah simbol yang memiliki beberapa makna.

1. kupat = ngaku lepat
artinya, mengakui kesalahan. Jadi setelah melalui bulan puasa, kemudian Idul Fitri, umat Islam diwajibkan untuk saling memohon maaf, mengakui kesalahan kepada setiap orang.

2. kupat = laku papat
artinya adalah, menjalankan yang empat. Apa saja itu? Pertama adalah puasa Ramadhan, kedua Zakat Fitrah, ketiga Sholat Ied, dan keempat Puasa Syawal. Setelah melakukan semua hal tersebut, baru dirayakan kembali dengan riyoyo kupat ini. Maka dari itu, di jawa khususnya Jawa Tengah dan Jawa Timur, selalu merayakan riyoyo kupat seminggu setelah lebaran, karena menuntaskan puasa Syawal dulu setelah berlebaran.

3. Kupat terbuat dari Janur kuning sebagai pembungkusnya, dan beras sebagai isinya. Beras disimbolkan sebagai kebutuhan dunia, atau nafsu. Dan janur, dalam bahasa jawa kuno bermakna frasa ”Sejatining Nur” atau lentera jiwa alias hati nurani. Jadi simbol kupat bermakna, mengekang atau menahan hawa nafsu dengan hati nurani. Manusia memiliki hati nurani sebagai filter dalam setiap tindakan yang dia lakukan. Bagaimanapun tingkah yang manusia lakukan, sebagai manusia yang beriman, hati nuraninya akan tetap menyuarakan perilaku yang seharusnya dilakukan. Wew... ga nyangka bener maknanya sedalam ini..hehe

4. Ada juga yang menyimbolkan janur kuning sebagai penolak bala, dan beras sebagai lambang kemakmuran. Diharapkan setelah merayakan ”lebaran kecil”, setiap umat muslim akan mendapatkan kemakmuran dan keberkahan.

5. Santan, sebagai bahan dasar opor ayam atau sayur yang menemani sang kupat, juga memiliki makna loh... dalam bahasa jawa, santen, bermakna frasa pangapunten alias memohon maaf...

6. Kupat memiliki bentuk yang beraneka ragam, ada kupat jago, kupat masjid, kupat persegi panjang, dsb yang didasarkan pada berapa helai janur yang digunakan. Ini bermakna bahwa memohon maaf bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja, sebab ini adalah perintah Allah yang tercantum dalam Al-Quran :
Wasari'u ila maghfiratin min rabbikum wa jannah.
(Wahai para manusia, bergegaslah engkau meminta maaf dari Tuhanmu dan kelak menuju surga.)

7. Kupatan, umumnya dilaksanakan serentak seminggu setelah hari Raya Idul Fitri. Jaman dahulu, pembuatan ketupat yang membutuhkan proses lama, antara lain menganyam janur menjadi kupat, dilakukan bebarengan dengan tetangga kanan kiri. Hal ini mewujudkan silaturahmi dan hubungan kekerabatan yang baik dalam lingkungan tersebut. Setelah jadi pun, maka akan dilakukan ”ater-ater”, atau saling memberi kupat dan pelengkapnya pada sanak saudara dan tetangga dekat. Sekali lagi, silaturahmi yang kuat tercermin dalam tradisi ini. Karena seperti ajaran Islam, Allah melarang seseorang untuk memutuskan tali silaturahmi, dan menjauhkan surga darinya. Naudzubillah min dzalik... semoga kita termasuk dalam golongan orang2 yang selalu mempererat silaturahmi...

Masih banyak simbol2 lain yang tedapat dalam tradisi riyoyo kupat. Secara garis besar, budaya asimilasi dari walisongo ini menekankan pada setiap muslim untuk selalu mengakui kesalah, segera memohon maaf, dan mempererat silaturahmi. Selain itu, Riyoyo Kupat mempunyai peran sebagai sarana berbuka setelah sebulan berpuasa ramadhan, ditambah dengan 6 hari puasa Syawal. Jadi, tak hanya menampilkan perayaan hura2 saja, tapi tradisi ini mengajak setiap muslim untuk selalu melakukan kewajiban2 dahulu, baru mendapatkan hak2nya untuk merayakan kemenangan...

Subhanallah... ternyata, dari tradisi yang Al pikir hanya sebagai perayaan Idul fitri saja, terkandung banyak makna dan pelajaran hidup. Hmmm...masih banyak yang belum al tau ce.. silahkan ditambahi ya... :D

Tuesday, September 30

senja beranjak menghitam...
sebersit doa dan harapan akan hari esok mengiringi irama takbir nan suci
kemenangan tlah tiba, raih dengan tangan terbuka dan hati yang bersih

SELAMAT IDUL FITRI 1429H,
semoga ramadhan menghadirkan semangat baru ke depannya, dan semoga kita tetap menjadi manusia2 yang selalu pandai bersyukur...

taqobbalaallahu minna wa minkum, taqobbal yaa karim.
mohon maaf sebesar2nya, saudaraku yang aku cintai karena Allah, yang telah menyatukan kita dalam silaturahmi nan fitri... :)

Saturday, September 27

Uppsss…I did it again…

Sebelum jauh membaca, pengen jelasin dulu, kl apa yang aku tulis bukan penyesalan. Juga bukan untuk orang lain yang akan berpikir macam2 tentang apa yang sedang aku rasakan. Hanya sebuah refleksi untukku... untukku saja.

Akhirnya jelas juga beberapa hal yang selama ini membuatku mabuk kepayang. Hehe...
Ternyata benar kata Om juned. Just follow ur heart.

Selama ini aku pikir aku sudah lakukan itu. Tapi ternyata masih jauh dari maksimal. Salah langkah.... sedikit kecewa lagi. Tapi akhirnya membawaku tersadar pada satu realita dan pembelajaran. Setiap orang harus tegas dan bertanggung jawab pada keputusan yang dibuatnya. Ga akan pernah ada orang yang duduk nyaman diantara dua kursi. Disatu sisi mengiyakan, dan disisi lain mengingkari. Yah, secara maknawi mungkin aku memahami, tapi ternyata belum begitu mengena dalam hati, hingga semua yang aku lakukan malah menjauhi prinsip itu. Hanya karena ingin sekedar ”membina” hubungan baik kataku...

Penyangkalanku adalah, aku selama ini belum pernah meninggalkan begitu saja orang2 yang sudah berbuat baik padaku. Ga pernah. Dan itu yang aku lakukan, dasar pemikiranku. Namun kiranya hatiku belum bisa menerima secara rasional (namanya hati) pikiran itu. Hingga setiap kebaikan yang aku terima, bukannya direspon dengan otak, malah hati yang angkat bicara....

Karena aku wanita kah?
Yang katanya punya 9 hati dan 1 pikiran?
May... maybe yes, maybe no...

“keabu2an” katanya. Terkadang, sifat ini memberi banyak hal padaku disaat aku bisa menentukan dengan tepat, mana yang harus merespon, hati or otak. Tapi ga jarang pula menjadi boomerang yang siap membuat segala sikapku menjadi irrasional...

Alya... :)

”just follow ur heart” katanya. Barusan saja.
Tapi semuanya udah terlambat, aku tw itu. Bukan hanya berdasar hati lagi, tapi juga fakta yang aku lihat, dan aku buktikan sendiri. Well... mungkin memang lebih baik begini dulu. Sampai semua kembali tenang. Better off alone kale ya... :P

Congrat for U, Guys!!
Dan untuk yang lebih memilih sendiri sepertiku, that’s totally yours decision… hati aya ga usah ngerasa bersalah gitu ya… :D
Buat yang lagi berbahagia with someone new juga, emang dy harus milih dan harus egois kan… bukannya aya juga egois sekarang? Semua orang seperti itu katanya. Kata lelaki itu. Semoga saja benar.

Wednesday, September 24

SMA??

Iseng2 browsing, ga sengaja nemuin FSnya Stetsa, skulku SMA. Hehehe...jadi cengar-cengir dewe. Lumayan banyak loh, ada blog, ada FS. Ga tw juga sapa yang buat. Kayak’e kakak kelasku gitu. Ada juga yang adek kelas, dan aku nemuin beberapa FS yang orangnya seangkatan ma aku...
Cengir lagi...
Jadi inget jaman2 SMA. Mungkin kalo orang ngeliat aku physically, ga bakal nyangka kalo dulunya tuh badung banged, megelno para guru pokok’e...
hehehe :P. Secara, tampang2 alim gini. Xiexieixie...

Ga tw tuh napa. Mungkin karena ga bisa adaptasi ma temen2 sekelas yang kalangan orang2 high end gitu lah, jadinya pas kelas satu tuh bisa diitung kale aku masuk dengan tanpa ada kejadian special such as telat, ga bawa pe er, ga bawa tugas, dsb. Suer tuh. Artinya, everyday...ada aja kejadian. Sampe gurunya bilang, gpp wes ga ngerjain pe er, asal masuk aj. Diomongin gitu besoknya malah ga masuk. Hehehe

Maleesss...banged berangkat skul. Semangat tuh kalo pelajaran bahasa inggris ya. Ga tw napa. Mungkin karena yang laennya pada ga suka ma pejaran tu, jadi gurunya cuek, dan kita bisa bebas mw ngerjain yang mana saja. Bebas cari tugas apa aja, yang sudah kita ngerti. Benci pol kl matematika, soale gurunya over perhatian ma al, jadi sungkan dewe kalo dapet nilai jelek, makanya males ikut pelajaran :P
Pelajaran agama... ya gitu deh, secara tu yang ngajar walikelas Al. Dan ada beberapa hal yang aku suka dari jam agama ini.
Biologi..wedewh...dua hari berturut2 ditaruh dijam pertama, ya jelas keteteran wong al sukanya telat..hihihi... tapi anehnya nilainya juga ga ancur2 amat...hiehiehie...
Lainnya, ga ada yang berkesan. Fisika, weleh mending ga usah diomongin. Ntar jadi inget ma guru tu..heh… no waylah..

Begitulah masa2 kelam dikelas satu. Ga pernah luput dari yang namanya dijemur gara2 telat, ngendon di perpus gara2 telat juga (hukuman yang menyenangkan..hehe..sebagian besar jam skulku ada disini, lebih enak kale...), nyapu aula yang lantainya kayu thok itu (denger2 angker juga..hiii..), keluar masuk ruang kepsek, ruang BK, wejangan sana sini gara2 dalam seminggu ngambil ”cuti” 4 hari (keren kan, masih skul bisa cuti.hehehe), belum lagi kena teter guru TU gara2 telat bayar SPP...heah... masa remaja yang indah..hehehe...
Kl inget2 nakalnya aku waktu itu, sekarang jadi mikir. Kenapa ya bisa sampe kaya gitu? Populer ce, tapi populer jelek... guru2 aja sampe heran. Ne anak diem banged padahal (serius, dulu al tu ga banyak omong), tapi rekor di buku hitam tuh ngalah2in yang laen. Seragam juga ga bener, ga ada atribut seperti seharusnya, waktunya pake lengan pendek malah pake lengan panjang, sepatu jebol sana-sini, mana ga punya sepatu item. wew... ga banged deh pokoknya. Tw kl sekarang, tambah ancur kale (hehehe)

Ingetnya dulu itu, berangkat dari rumah bareng adek yang skul di daerah ijen. Coz mikrolet tuh kalo pagi full terus, jadinya sering ngalah buat adek. Abis itu, aku kabur ke warnet sebrang jalan (hahahaha...hidup nge-net!!). tu lagi addicted2nya ma internet, curious banget. Ngendon disana sampe bubaran skul, kadang malah sampe sore. Sampe yang jaga hafal ma al, sampe dapet ratusan voucher, soft drink, dan bonus2 laennya.
Tuh bisa sampe 2 hari bolos kaya gitu. Besoknya, kl niat skul, pasang perban dimana2, tampang dimelas2in, pake sweater biru kesayanganku biar bapak ga liat, berangkat de. Sampe skul (telat da biasa...), gurunya bingung deh. Mw dijemur ne anak kaya mumi gini (hihihi...), ga dihukum dianya telat. Dan biasanya kemelasanku yang menang. ”ya sudah kamu masuk, tapi ke perpus ya, tunggu sampe jam kesatu selesai, baru masuk kelas.”

Horeeee....
Ke perpus deh. Biar jam kesatu udah selesai, dan seharusnya masuk kelas, tetep aja aku ngendok di perpus. Lebih enak belajar disini. Sampe akhirnya akrab ma yang jaga (duwh...aku lupa namanya, padahal katanya akrab :P), malah lebih hafal letak buku2 dari pojok satu ke pojok yang lain dibanding dia. Dan disanalah pelarianku yang kedua setelah warnet kalo lagi males ikut pelajaran...

Tw ga ce... baru nyadar dan insyaf (bentar aj tapi) pas mau naek kelas (bukan manjat loh..). lha abisnya penilaian raport ga hanya berdasar nilai (nilai aja ada beberapa yang ancur..) tapi juga absensi... wedewh... bingung setengah mati. Tiap hari briefing terus ma wali kelas, dan untungnya dia orang yang pengertian banget. Ga tw de, yang jelas dia ga pernah terang2an nyalahin al yang rekor bolosnya bisa dikandidatkan masuk rekor muri. Kadang kita sharing soal sistem skul yang bikin bosen, kurang atraktif, dsb... sepaham lah al ma dy. Hehehe... jadi saat guru BK nyerang al habis2an, kepsek juga turun tangan, beliau, sang wali kelas tercinta, selalu siap sedia dibelakang al... waahh... penuh perjuangan banged deh buat bisa naek kelas dua. Ga bayangin kalo ga ada Pak Anshori, wali kelasku tuh. Al juga ga tw gimana akhirnya bisa juga naek kelas. Kapok ce waktu itu, tapi bentar aja. Begitu kelas dua, dan nemuin suasana yang ga jauh beda ma kelas satu, ya kumat lagi deh... ga nyalahin mereka ce, temen2 sekelas dan para guru itu. Mungkin emang al dilahirkan buat jadi pemberontak, meski ga heroik kisahnya. Hehehe... tapi selalu aj, dimana aj, pasti ada pemberontakan kecil... ga dirumah, ga diskul, ga di kerjaan, apalagi di tempat kerja sekarang. Wong sama hati sendiri aja sering ”gontok-gontok”an....

Hehe... jadi ngelantur... tuh masa2 kelam kelas satu, dua sma. Kelas dua da mulai bisa mikir ce, ga se- selfish dulu, ga se-idealis dulu. Agak2 berkompromilah meski dikit banget. Sampe akhirnya dikelas tiga masuk bahasa (my dream team..). anaknya cuma 12, diawal2 malah kurang dari itu. Perjuangan banged buat adain kelas bahasa lagi coz dua tahun berturut2 ga ada yang minat... gara2 perjuangan inilah, Sang Kepsek agak2 buka mata dikit ma al coz dy juga dukung 100 persen kelas bahasa dibuka lagi. Ga perduli ejekan yang laen, ga perduli pesimisme guru2, al sekali lagi ngotot kelas ini dibuka. Finally, ada juga keputusan. Asal ada yang minat min. 10 orang aj, kelas ini bakal dibuka. Waaa.... hunting deh akhirnya. Sukses juga, dan ga nyangka, sobatku si Olsy yang jago banget matematika, malah mau ikut kelas bahasa. Begitu juga yang laen, rata2 canggih di IPA, malah kompak bersatu wujudin kelas bahasa... ada ce satu yang ”buangan”, tapi ga pernah ada masalah diantara kami. Kompak banged deh. Ga dipelajaran, ga di majalah dinding, ga di perpus, ga soal bolos, kompak olweis. Hehehe... pernah tuh, kompakan bolos ke WW (warung warna-warni depan stasiun) berdua belas gitu pas pelajaran kosong. Hahaha... bolos massal... gitu guru2 bahasa ga ngelarang, malah backing’in kita. Hehehe... thanks our mummy and daddy...we luv u...

Seru lah kelas tiga. Finally nemuin juga kelas ideal. Alhamdulillah sampe sekarang juga kita masih kompakan, meski udah saling berjauhan.
Berduabelas, cuma al seorang yang ga nerusin kuliah. Ada ce satu yang ga nerusin, tapi emang dy udah dijamin for next lifenya (juragan garam, hehehe). Ada juga media yang kita ciptain. Majalah dinding. Dan kita manggil kru tiga bahasa dengan Maboxer, alias para pencetus Majalah TemBOX, yang inspiratif dan orisinil banged ide2nya. Bangga neh sebagai pimred. Hihihi...guaya thok... masih inget deh karya temen2. gokil abis, apalagi siluetnya Zussy, idola banget di stetsa jaman itu. Sampe kita lulus, alhamdulillah kelas bahsa tetep eksis, dan mereka malah minta diajarin cara buat MABOX... hehehe... udah hak paten kale, mabox ga bisa diajarkan, coz tu tergantung kreatifitas anggotanya. Ga tw mereka jadi buat media kreatifitas sendiri or not.
Hmmm…ngomongin masa sma yang keinget ya cuma kelas tiga, seneng2nya sekolah... sampe lulusan bisa sedih juga. Padahal pas kelas satu-dua malah pengen cepet lulus... 
STETSA... thx ya udah beri aku kenangan indah akhirnya. Dan beri banyak pelajaran, kesempatan. Utamanya kelas bahasa. Ga henti2nya kasih motivasi dan kesempatan, hingga bisa juga tunjukin hal2 yang membanggakan. Jujur, waktu itu masih ga maksimal banget usahaku buat maju. Tapi semua ilmunya insyaallah udah aku terapin sekarang, bakal terus dan terus dipake ilmunya... never enough to say thx... :)

Buat temen2+ guru2 kelas satu, dua, just wanna give u smile :)
anehnya al ga nyesel udah ”nakal”. Malah mungkin nyesel kalo al ga lakuin yang al pikir dan rasakan. Maaf ya udah buat hari2 kalian sedikit terganggu dengan pemberontakan ala aliya :P.... sedikit nyontek motto neh, ”ga ada noda ya gak belajar”
Al udah prepare neh kalo2 anaknya ntar bandel. Ga heran deh, wong ibunya juga raja ngeyel. Xiexiexie...
kapan kamu datang, Nduk; Le? –psstt..ngarep.com :P -

Monday, September 22

maaf...

Ga ngerti apa yang mau ditulis, diomongin, dipikir… rasanya buntuu banged de otakku. Ga pengen ngomong, ga pengen mikir apa2... coz ku takut bakal lukai orang lagi. Hari ini da 2 orang. Al emang kelewatan... ga bisa mikir perasaan orang lain...
Ya Allah... maafin Al... mungkin emang ga pantes buat terima maaf mereka. Tapi al bener2 nyesel da sakitin mereka dengan kata2 ga penting...

Wednesday, September 17

Nice morning….

Cuaca bagus, mood juga lagi bagus…
Ada yang aneh dikit tapi…

Udah berhari2 ini ce kejadian. Kebetulan lagi ga puasa, jadi ga perlu bangun dini hari buat sahur. Tapi karena udah kebiasaan kale, jadi tetep aja bangun, trus tidur lagi de. Anehnya disini... jam 3 bangun, tidur lagi. Jam 4 bangun, tidur lagi...gitu terus wes sampe jam setengah 6. tau ga yang aliya rasain? Kok masih jam segini ce? Kenapa lambat banget jamnya? Pengen segera berangkat kerja...
Wew... bener2 suatu keanehan bagiku... kenapa begitu bersemangat buat kerja? Padahal bulan ne tuh buanyak banget complain, banyak revisi laporan, analisa data, cek report, dsb yang jelas bikin puyeng bahkan uring2an! Tapi kok malah semangat gawe??
Waktu kerja juga, kl udah jam 7 gitu, mikirnya, duwh..cepet banget ce neh jam. Masa udah jam7??

<>

Aneh...
Ada apa ya ditempat gawe? Temen2nya tetep aj. Malah barusan heboh bikin kasus, yang mau ga mau jadi ada yang mikir jelek tentang aliya, ya orang2 yang ga tw akar masalahnya... tapi kok kesannya malah ga pengen pulang??
Yah...kalo masalah yang kemaren ce, dibikin enak aja, bukan aliya yang mulai, dan hanya api unggun kecil yang ngipasi-nya terlalu semangat jadi kebakaran dimana2 :P

Normal ga ce aliya...???
Apa karena ga betah di kost baru ya??
Apa karena terlalu banyak hal yang dipikir kalo diem2 aj di kost ya?
Apa karena terlalu bertanggung jawab ma kerjaan, loyalitas tinggi yak??
–yang ini perlu diverifikasi ulang :P –
Ga tau... yang jelas aliya seneng ma kerjaan ini. Meski harus standby 24 jam. Meski harus rela jatah tidur keganggu gara2 telpon tengah malam, ” Al, barang ini gimana bikin reportnya?” Al, da barang dateng neh, tapi dokumennya..bla...bla..bla...” (padahal ku orang yang ga bisa diganggu tidurnya, bisa keluar tanduk merah, panas, lancip pula disela2 rambut neh) tapi aliya sayang banget.
Inget2 kerja yang lama. Yang monoton banget sementara aku orang yang bosenan. Yang ga nuntut inisiatif tapi cuma modal tenaga doank (wew!! Buruh sih sama aj, tapi kan kl pake otak jadi lebih berasa, berasa buruh. Hihihi)
Inget2 pas ngganggur dulu... wedeh... melaz amet...
Inget2 cita2 dulu, pengen dapet kerjaan yang juga dukung hobi, yang connect ma komputer (plus internet kl bisa) tiap hari. Dan sekarang, terwujud sudah... makanya aku sayang banget. Meski kadang ngedumel ga jelas gara2 dokumen yang ga jelas or kesalahan2 lain, tapi, bangga banget bisa ada di posisi ini. Moga aja ga jadiin aliya sombong dan lupa diri... amien...

Yap..semangat gawe neh... nyambi ngeblog ce..hehehe..abis’e...antri printer lama amir... kan mubadzir waktunya (isoooo aaaeeee areekkk ikkiiii...:P)

Thursday, September 4

matic



1. Gw pengen beli Mio, coz mudah cara naikinnya. Pengen jadi komuter, rider kayaknya seru juga. Gw bisa pulang sa’wayah2 tanpa ngerepotin orang lain, dan ga tergantung ma jemputan or angkutan umum... hahaha... kapan ya beli mio???
2. Kl da punya Mio, jadi lebih mudah mw kemana2, n pengen sering 2 nengok kyda, kl bisa juga sekost aj ma dia... bukannya sok proteksi ceh.. gw cuma pengen kontrol pergaulannya aj, dan buat gw, lebih enak jalan ma adek dewe daripada ma temen, meski dia sobat baik sekalipun.
3. Gw pengen keliling2 pake Mio, kemana angin berhembus deh...
4. Yah, kl da punya Mio, cita2 gw buat tur ke tempat yang dulu impossible place bakal terlaksana deh... hwwaaa... ga sabar gw jadi rider.
5. Pengen rasain aja jadi rider, tertantang gitu, meski bahaya dan resikonya juga tinggi, but... pasrah aja, bahwa takdir (hidup mati dan jodoh sudah ada yang mengatur kan?). daripada seumur hidup nahan keinginan...
6. pengen mandiri. Kl punya mio kan ga bingung2 takut ketinggalan jemputan. Ga bingung mw pulang kerja jam berapa aj. Dan ga ngerepoti arek2 lagi. Mandiri deh...
7. hmmm... banyak yang mesti disiapin. Belajar motor’an, buat sim, dan yang paling penting, sisih’in gajian buat nyicil Mio!!!

spec mio


hmm..barusan cari artikel ttg matic, ada artikel yang bandingin 3 motor matic unggul, yamaha mio, honda vario, ma suzuki spin.

kl pertimbanganku seh, cari matic yang ga ribet, ga rewel, n mudah servisnya. itu aja, dan rasanya masih lebih milih mio didukung ma artikel ne, tapi tunggu komentar dulu deh. ku kan blank banget soal motor... kapan yak??hiks..hiks..

Saturday, August 30

300808

Baru blogwalking… temuin yang aneh2, lucu, unik… mpe bingung mw ekspresi gimana. Sampe, biasalah, diperhatiin ma temen2 yang laen...
”kebiasaan banget seh kamu tuh, Al. Senyum2 dewe..”
”lha pean, wes eroh aku biasa ngunu kok yo sek heran :D” jawabku ngeles...

Hehe...

Hari ini sabtu, tapi bakal jadi long Saturday coz jadwal kerja tetep kaya hari biasa, besok juga masuk.. yah, dampak dari krisis energi.. kerasa juga di pabrikku...
Jadi selama entah sampe kapan (keliatannya bakal begitu terus de..), tiap minggunya akan ada pengalihan energi. Alasannya, potensi energi listrik (terutama) di hari minggu belum maksimal digunakan, sementara di 6 hari lain, terlalu padat. Alhasil, jadwal kerja tiap minggu berubah, bisa jadi selasa libur, minggu masuk, kamis libur, minggu masuk.. intinya minggu ga selalu jadi hari libur gitu... 

Efeknya, jadi lupa hari. Dalam seminggu ne aj da berkali-kali salah hari. Ya gimana lagi. Hari minggu kemaren masuk, senin-ntar full pulang jam 8 malam, biasa, stock opname, akhir bulan. Besok, masuk pagi pulang jam6 sore, ngebut laporan akhir bulan... hikss.hikkss.. untung masih ada waktu buat solat tarawih.. first day gitu loh... dah kangen banget!!! Moga2 kuat fisik ne seminggu dihajar teruss… da berasa ”my bodi is not delicious” (hadowh...ngerusak boso yo..hehehe)
Senin selasa libur… gantinya minggu tgl 7 masuk…
Gpp de, penting bisa pulang, sungkem ma bapak ibu, first day ramadhan...
Owh ya... jam kerja juga berubah. Biasanya masuk jam8 (jam setengah 8 senam pagi) sekarang jadi masuk jam 7 (setengah tujuh senam)...!! semangat...semangat!!! (tahun kemaren terlalu sibuk adaptasi ma posisi baru tu kale ya, mpe ga berasa kl dulu da pernah lewati kerja di bulan puasa... kan emang baru sebulan di warehouse langsung bulan puasa)

Bdw, back soal blogwalking tadi... jadi feeling good dikit lah… jadi tau, bukan aku orang yang paling menderita sedunia kaleee… hehehe... semoga yang lagi bersedih dimudahkan mencari solusinya... amien...

Semangat!! Semangat!! (hekz... laporanku numpuk sampe numplek2...:P)

Kost baru, so far so good, meski belum maksimal adaptasinya. Lha wong pulang malem terus… moga mereka bisa ngerti dan ga mikir macem2 kalo tiap dateng langsung nyuci, bersih2 trus bobo (paling ga semedi di kamarlah, alasanne thok bobo :P)

Friday, August 29




WELCOME RAMADHAN


Do'a Malaikat Jibril adalah sbb:
"Ya Allah tolong abaikan puasa ummat Muhammad, apabila sebelum memasuki bulan Ramadhan dia tidak melakukan hal-hal yang berikut:
- Tidak memohon maaf terlebih dahulu kepada kedua orang tuanya (jika masih ada);
- Tidak berma'afan terlebih dahulu antara suami istri;
- Tidak berma'afan terlebih dahulu dengan orang-orang sekitarnya.

Maka Rasulullahpun mengatakan amiin sebanyak 3 kali.
Dapat kita bayangkan, yang berdo'a adalah Malaikat dan yang meng-amiinkan adalah Rasullullah dan para sahabat, dan dilakukan pada hari Jum'at.


tanpa pernah kita sadari, teman... 11 bulan terlewati...
penuh dengan salah, khilaf dan dosa
mungkin disadari, namun enggan untuk mengucap maaf
hari ini, dengan semangat menyambut ramadhan...
aliya dengan segenap hati... memohon maaf yang sedalam-dalamnya
saatnya beristirahat sejenak dari kelenaan duniawi
saatnya membersihkan hati, mengendalikan nafsu
semoga ramadhan ini menjadi ramadhan yang membangun kita menjadi manusia baru
mengerti akan syukur nikmat hingga akan selalu bersyukur atas segala ujian dan karunia
karena itulah sekolah yang kita butuhkan untuk menjadi lebih baik
semoga ramadhan ini mengantarkan kita pada kejujuran...
yang membersihkan kita dari kemunafikan, topeng2 kepalsuan yang selama ini kita kenakan... mohon maaf sebesar-besarnya... Allah bless us..
Padi - Sang Penghibur



Setiap perkataan yang menjatuhkan tak lagi ku dengar dengan sungguh
Juga tutur kata yang mencela tak lagi kucerna di dalam jiwa

Aku bukan seorang yang mengerti tentang kelihaian membaca hati
Aku cuma pemimpi kecil yang berangan tuk merubah nasibnya

Oh bukankah ku pernah melihat bintang Senyum menghiasi sang malam
Yang berkilau bagai permata
Menghibur yg lelah jiwanya…

Ku gerak kan langkah kaki
Dimana cinta akan bertumbuh
Kulayangkan jauh mata memandang
Tuk melanjutkan mimpi yang terputus

Masih kucoba.. mengejar rinduku
Meski peluh membasahi tanah
Letih, penat tak menghalangiku
Tuk temukan bahagia

Oh bukankah ku pernah melihat bintang
Senyum menghiasi sang malam
Yang berkilau bagai permata
Menghibur yg lelah jiwanya

Bukankah hidup ada perhentian
Tak harus kencang terus berlari
Kuhela kan nafas panjang
Tuk siap berlari kembali

(Bagai bintang yang bersinar menghibur yang lelah jiwanya, bagai
bintang yang berpijar menghibur yang sedih hatinya)

tes otakku...

lagi stress, atur ulang schedule delivery, prepared buat bulan puasa, ngatur kapasitas kerja temen2... mumet de...


iseng2 buka blogspotku, ngelink ke blog temen, eh ketemu ma tes buat otak. lewat tes ini kita bisa tau, sebenernya dominan mana ce otak kita, yang kiri or kanan. wahh..tertantang juga pengen ikutan....



Quiz: The Brain Test

Tickle's free Brain Test is a personality test for any age, developed by PhDs to determine how your mind really works. You will discover which hemisphere of your brain is most dominant: The left hemisphere interprets details and reasoning, while the right hemisphere interprets information through visual or creative cues. Your test results can also indicate what kind of learner you are and give you ideas to think in new ways.



dan setelah isi semua soal, hasilnya adalah





teng..teng...









Balanced-brained

That means you are able to draw on the strengths of both the right and left hemispheres of your brain, depending upon a given situation.



When you need to explain a complicated process to someone, or plan a detailed vacation, the left hemisphere of your brain, which is responsible for your ability to solve problems logically, might kick in. But if you were critiquing an art opening or coming up with an original way to file papers, the right side of your brain, which is responsible for noticing subtle details in things, might take over.


While many people have clearly dominant left- or right-brained tendencies, you are able to draw on skills from both hemispheres of your brain. This rare combination makes you a very creative and flexible thinker.


The down side to being balanced-brained is that you may sometimes feel paralyzed by indecision when the two hemispheres of your brain are competing to solve a problem in their own unique ways.







hmmm...terjawab sudah pertanyaan2 selama ini.. caraku ambil keputusan dan proses yang terjadi selama pengambilan keputusan itu... dan alasan kenapa ada yang mengatakan aliya kayak bunglon (sempet agak kaget dapet julukan itu, kesannya gimanaaaa gitu...) yang bisa "hidup" dimana saja, flexible banged cara berpikirnya, hingga dicintai dilingkungan mana saja yang dia tempati... hehehe.. masa seh gitu...biasa aja de



thx buat mas nanang yang udah komentari aliya... dan buat tes otak yang buat aliya jadi lebih mengenali diri sendiri :)